Tampilkan postingan dengan label GP. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label GP. Tampilkan semua postingan

03 April 2008

Rossi Gelar Pesta Podium ke-100


Pembalap Fiat Yamaha lain, Valentino Rossi yang finis kedua dengan hanya terpaut 2,883 detik tetap merayakan podium keduanya itu bak juara. Karena podium Jerez merupakan podium ke-100 bagi Rossi sepanjang menjalani kariernya di pentas MotoGP.

“Ini hari bersejarah bagi saya. Pemain sepakbola sering merayakan pentas ke-100 atau 200 dalam karier mereka. Saya pun ingin seperti itu. Ini adalah cara terbaik bagaimana kita menghargai diri kita sendiri dan karier kita,” kata Rossi.

Sejumlah rekan, kerabat dan orangtuanya pun datang langsung dari Italia untuk bersama-sama merayakan podium ke-100 itu. Usai balapan, Rossi dan nyaris seluruh kru Yamaha dan Fiat buru-buru menggelar pesta perayaan balapan ke-100 itu dengan jamuan makan malam bersama di hotel tempatnya menginap di Jerez.

(Sumber : Indonesianracing.com)

Stoner Akui Ducati Kalah Segalanya


Casey Stoner memperpanjang memori buruknya di MotoGP Spanyol. Kemarin dia hanya mampu finish di urutan kesebelas. Itu adalah hasil terburuknya sejak bergabung Ducati di MotoGP.

Keperkasaannya sepanjang musim lalu dan hasil gemilang pada seri pembuka 2008 di Qatar, tak terlihat di Jerez. Tidak berlebihan jika juara bertahan itu menggambarkan kegagalannya di Jerez sebagai sebuah musibah.

Ducati yang memiliki keistimewaan top speed dan lemah di handling memang kurang kompetitif di sirkuit yang memiliki banyak tikungan seperti Jerez. Stoner hanya mampu bersaing pada lap pertama melawan Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo. Pada lap kedua dia sempat kehilangan keseimbangan. Stoner makin tertinggal dari para pesaingnya setelah melebar ke gravel pada lap kesebelas.

"Kami mengalami kesulitan akhir pekan ini. Sirkuit ini terlihat tak bersahabat untuk setelan kami," kata Stoner.

Pembalap asal Australia itu pun mengakui melakukan kesalahan dalam lomba kemarin. Kesalahan terbesarnya terjadi pada saat melakukan pengereman menjelang tikungan pada lap kesebelas.

"Saya tak merasa melakukan perubahan saat mengambil posisi mengerem. Tapi, saya tak dapat mengatur untuk berhenti di tikungan hingga melaju keluar trek," ujarnya dalam sesi wawancara dengan stasiun televisi Italia1 seperti dikutip Autosport.

Setelah keluar lintasan pada lap kesebelas, Stoner melorot ke posisi terakhir. Dengan tekad meraih poin, dia memacu motornya. Beruntung dia mendapatkan tambahan lima poin dengan finis di posisi kesebelas.

Stoner mengakui, kesalahannya membuat Ducati terlihat memiliki performa buruk daripada yang mereka tunjukkan sebelumnya. Namun, hal itu tidak membuatnya risau. Menurutnya, setiap tim memiliki kelebihan dan kekurangan sendiri-sendiri dengan kondisi sirkuit.

"Sirkuit ini tak sempurna bagi kami. Ada sirkuit lain yang membuat pabrikan lain merasakan kesulitan. Anda harus sekonsisten mungkin di manapun, tapi tetap saja ada sirkuit yang membuat motor anda tak bekerja dengan baik," bebernya.

(Sumber : Indonesianracing.com)

Hasil Grand Prix Spanyol di Sirkuit Jerez, Doni Tata Hampir Dapatkan Poin, Finish ke-16



Meskipun Gagal, Doni Tetap Optimis

Pembalap Yamaha Pertamina Indonesia Doni Tata Pradita kembali mampu finish kali ini berada di posisi ke-16 GP Jerez setelah mengawali lomba dari posisi ke-23 dan nyaris mendapat poin. Hasil ini lebih baik satu peringkat dari seri Qatar dimana Doni finish di posisi ke-17.

Doni, yang menaiki motor Yamaha TZ250, finish dengan catatan waktu 45 menit 52,650 detik, terpaut 13,682 detik dari pembalap Hongaria, Imre Toth, yang finish ke-15. Toth mendapatkan angka terakhir, satu poin, dalam balapan tersebut.

Meski gagal, Doni, pemuda berusia 18 tahun asal Kabupaten Sleman Yogyakarta yang tergabung dalam tim Yamaha Pertamina Indonesia memperbaiki prestasinya. Pada seri pertama di Sirkuit Losail Qatar, 10 Maret lalu, dia finish urutan ke-17 atau yang paling buncit dari seluruh pembalap yang menyentuh finish.

Dalam balapan yang spektakuler di Jerez, Mika Kallio dari Finlandia menjadi juara setelah menyelesaikan 26 lap berjarak 114,998 km dengan waktu 45 menit 27,908 detik.

Kemenangan pembalap Red Bull KTM itu terjadi tak disangka-sangka. Dia bagai mendapatkan durin runtuh akibat kecerobohan dua pesaing utamanya, Bautista dan Simoncelli, yang terus memimpin perlombaan sejak lap-lap awal.

Hingga menjelang lap terakhir, Kallio masih berada di posisi ketiga di belakang andalan tuan rumah, Alvaro Bautista, dan pembalap Italia, Marco Simoncelli.

Namun kedua pembalap yang terlibat persaingan sengit itu berbuat konyol saat akan saling menyalip. Akibatnya, Bautista dan Simoncelli pun bertabrakan pada putaran terakhir. Keduanya harus mengubur impian menjuarai GP Spanyol, sekaligus memberi jalan bagi Kallio untuk merangsek ke depan dan merebut kemenangan ketiga sepanjang kariernya di kelas 250cc. Posisi Kallio di klasemen pembalap pun naik ke peringkat kedua dengan 41 poin.

Posisi kedua direbut pembalap Italia, Mattia Pasini, yang start dari urutan ke-10. Pada jalur lurus menjelang finish, Pasini dengan cerdik melewati pembalap Jepang Yuki Takahashi yang harus puas finish di urutan ketiga.

Pasini untuk sementara memimpin klasemen kelas 250cc dengan 45 poin, sementara peringkat ketiga ditempati pembalap Spanyol Hector Barbera dengan 31 angka dari dua balapan yang telah berlangsung musim ini. Seri ketiga event ini akan berlangsung pada 13 April di Sirkuit Estoril, Portugal.

Hasil Grand Prix Spanyol di Sirkuit Jerez

Kelas MotoGP
1. Dani Pedrosa (Spanyol) Honda 45 : 35.121
2. Valentino Rossi (Italia) Yamaha 45:38.004
3. Jorge Lorenzo (Spanyol) Yamaha 45:39.460
4. Nicky Hayden (AS) Honda 45:45.263
5. Loris Capirossi (Italia) Suzuki 46:02.645

Klasemen
1. Dani Pedrosa (Spanyol) Honda 41
2. Jorge Lorenzo (Spanyol) Yamaha 36
3. Valentino Rossi (Italia) Yamaha 31
4. Casey Stoner (Australia) Ducati 30
5. Andrea Dovizioso (Italia) Honda 21

Kelas 250 Cc
1. Mika Kallio (Finlandia) KTM 45 : 27.908
2. Mattia Pasini (Italia) Aprilia 45:32.185
3. Yuki Takahashi (Jepang) Honda 45:32.195
4. Hiroshi Aoyama (Jepang) KTM 45:32.784
5. Hector Barbera (Spanyol) Aprilia 45:33.876

Klasemen
1. Mattia Pasini (Italia) Aprilia 45
2. Mika Kallio (Finlandia) KTM 41
3. Hector Barbera (Spanyol) Aprilia 31
4. Yuki Takahashi (Jepang) Honda 27
5. Alex Debon (Spanyol) Aprilia 23

Kelas 125 Cc
1. Simone Corsi (Italia) Aprilia 41 : 46,100
2. Nicolas Terol (Spanyol) Aprilia 41:49.306
3. Bradley Smith (Inggris Raya) Aprilia 41:51.086
4. Stefan Bradl (Jerman) Aprilia 41:51.122
5. Pablo Nieto (Spanyol) KTM 41:52.354

Klasemen
1. Simone Corsi (Italia) Aprilia 34
2. Stefan Bradl (Jerman) Aprilia 29
3. Nicolas Terol (Spanyol) Aprilia 26
4. Sergio Gadea (Spanyol) Aprilia 25
5. Joan Olive (Spanyol) Derbi 20

(Sumber : Indonesianracing.com)